Thursday, October 7, 2021

Masuk Lewat Pelabuhan Kecil, Tekstil Impor Ilegal Banjiri Pasar Lokal

Berita Lainnya: Kapan Pandemi Covid-19 Berakhir di Indonesia? Ini Kata Menkes Link: https://bit.ly/3muSzRQ Impor tekstil ilegal sepanjang pandemi disebut Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia (APSyFI) masih terus terjadi dan masuk melalui pelabuhan-pelabuhan kecil dengan kapasitas hingga 200 ton. Tentu saja kondisi ini mengganggu pasar tekstil domestik di tengah upaya pemulihan industri. Kondisi impor ilegal yang terus terjadi juga disebut Direktur Industri Tekstil Kulit & Alas Kaki Kemenperin Elis Masitoh sangat merugikan penerimaan negara, selain itu tindakan impor ilegal juga berimbas pada industri dalam negeri yang tengah berupaya bangkit di era pandemi. Diproyeksi industri tekstil berpotensi kehilangan pendapatan hampir Rp 170,8 Triliun. Selengkapnya simak dialog Muhammad Gibran dengan Sekjen Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia (APSyFI), Redma Gita Wiraswasta dan Direktur Industri Tekstil, Kulit dan Alas Kaki, Kementerian Perindustrian, Elis Masitoh di Profit,CNBC Indonesia (Kamis, 07/10/2021). Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://ift.tt/2GVshoA. CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS. Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia Facebook Page: https://ift.tt/2H6iWK1 Instagram: https://ift.tt/2Z6Osxj https://ift.tt/3fQW2FD Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT

No comments:

Post a Comment

Grosir Kertas Bungkus Nasi

Grosir Kertas Bungkus Nasi . Beli cetak kertas nasi harga murah & grosir juli 2022 terbaru di tokopedia! Terbuat dari serat kayu alami d...