Wednesday, October 27, 2021

Tak Ada Pasar & Beras Menumpuk Digudang, Bulog Terancam Rugi

Berita Lainnya: Posisi Apple sebagai Korporasi Paling Berharga Mulai Digoyang Link: https://bit.ly/3nDXAb4 Direktur Supply Chain & Pelayanan Publik Bulog, Mokhamad Suyamto menyebutkan ancaman kerugiaan Bulog disebabkan oleh tidak adanya kepastian pasar sementara disisi hulu Bulog terus melakukan penyerapan beras petani. Sehingga penumpukan beras digudang Bulog akan mendorong peningkatan beban bunga akibat pembelian beras, selain itu terus naiknya stok beras digudang juga meningkatan biaya perawatan dan mutu beras. Seperti apa potensi kerugiaan yang dialami Bulog? Dan apa saja langkah Bulog mengatasi kondisi ini? Selengkapnya simak dialog Monica Chua dengan Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Bulog, Mokhamad Suyamto dan Wakil Sekjen Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (Perhepi), Lely Pelitasari Soebekty di Squawk Box, CNBC Indonesia (Kamis, 28/10/2021). Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://ift.tt/2GVshoA. CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS. Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia Facebook Page: https://ift.tt/2H6iWK1 Instagram: https://ift.tt/2Z6Osxj https://ift.tt/3fQW2FD Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT

No comments:

Post a Comment

Grosir Kertas Bungkus Nasi

Grosir Kertas Bungkus Nasi . Beli cetak kertas nasi harga murah & grosir juli 2022 terbaru di tokopedia! Terbuat dari serat kayu alami d...