Wednesday, November 17, 2021

Garmen Impor Makin Mahal, Industri Tekstil RI Sumringah

Berita Lainnya: Awas AS Diserang Krisis Energi, Harga Gas Negara Bagian Rekor Link: https://bit.ly/3wRUKUl Jakarta, CNBC Indonesia- Sekretaris Jenderal Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSYFI) Redma Gita Wirawasta menyambut baik aturan tarif tambahan untuk pakaian impor melalui Bea masuk tidak pengaman atau BMPT. Diharapkan kebijakan ini bisa mendorong daya saing tekstil di pasar dalam negeri dalam menghadapi gempuran tekstil impor sehingga bisa menopang industri garmen Tanah Air dalam 3 tahun kedepan. Lantas seperti apa pengaruh aturan BPMT ke sektor dan pelaku industri tanah air? Simak dialog Bramudya Prabowo bersama Ketua Umum APSyFI Redma Gita Wirawasta selengkapnya di program Profit CNBC Indonesia (Rabu, 17/11/2021) berikut ini. Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://ift.tt/2GVshoA. CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS. Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia Facebook Page: https://ift.tt/2H6iWK1 Instagram: https://ift.tt/2Z6Osxj https://ift.tt/3fQW2FD Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT

No comments:

Post a Comment

Grosir Kertas Bungkus Nasi

Grosir Kertas Bungkus Nasi . Beli cetak kertas nasi harga murah & grosir juli 2022 terbaru di tokopedia! Terbuat dari serat kayu alami d...