Sunday, November 21, 2021

Rupiah Loyo di Tengah Surplus Transaksi Berjalan, Ini Sebabnya

Berita Lainnya: Ini Peter Buck, Pendiri Subway yang Wafat di Usia 90 Tahun Link: https://bit.ly/3kUsRWY Executive Director, Head of Trading Treasury & Markets Bank DBS Indonesia, Ronny Setiawan mencatat pelemahan Rupiah sepanjang November mencapai 0,6% di tengah tekanan global akibat rencana tapering covid-19 meskipun secara relative basis koreksi Rupiah masih terjaga. Lalu seperti apa Ronny melihat pelemahan Rupiah ditengah surplus transaksi berjalan yang mencapai USD 4,5 Miliar di triwulan III-2021 ini? Selengkapnya simak dialog Exist In Exist dengan Executive Director, Head of Trading Treasury & Markets PT Bank DBS Indonesia, Ronny Setiawan di Power Lunch, CNBC Indonesia (Senin, 22/11/2021). Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://ift.tt/2GVshoA. CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS. Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia Facebook Page: https://ift.tt/2H6iWK1 Instagram: https://ift.tt/2Z6Osxj https://ift.tt/3fQW2FD Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT

No comments:

Post a Comment

Grosir Kertas Bungkus Nasi

Grosir Kertas Bungkus Nasi . Beli cetak kertas nasi harga murah & grosir juli 2022 terbaru di tokopedia! Terbuat dari serat kayu alami d...